Perkembangan Teknologi Lampu Tenaga Surya Di Dunia

Bagi orang Indonesia, lampu tenaga surya mungkin menjadi salah satu nama lampu yang sedikit asing saat didengar. Hal ini memang sangat wajar mengingat bahwa di Indonesia penggunaan lampu tenaga surya ini cukup jarang kita temui. Jika pun ada, pasti hanya beberapa daerah saja di Indonesia yang ingin menerapkan lampu ini untuk menerangi saat malam hari tiba. Sesuai namanya, lampu ini memanfaatkan tenaga surya yang disimpan melalui baterai yang sudah disediakan. Manfaat menggunakan lampu yang bertenagakan surya ini tidak lain adalah sangat ampuh untuk menghindari pemasangan global yang akhir-akhir ini mencuat sebagai berita yang mempengaruhi organisasi PBB dan negara di negara dunia lain yang bergabung di organisasi dunia tersebut.

Salah satu negara yang ikut berkontribusi dalam mencegah pemanasan global terjadi lebih parah adalah Indonesia. Yah, walaupun Indonesia memiliki sinar matahari yang cukup banyak karena berada pada garis khatulistiwa, namun pemanfaatan tenaga surya tersebut masih sangat minim dibandingkan negara lain di Eropa. Sumber energi utama untuk menyalakan lampu tenaga surya ini adalah sinar matahari yang sudah diolah melalui alat yang kita kenal dengan nama panel surya. Pemanfaatan lampu yang bertenaga surya ini sendiri bukan menjadi hal yang baru didalam dunia sains dan teknologi. Karena dasarnya, lampu ini sudah beberapa tahun silam ditemukan oleh Alfredo Mozer yang merupakan penduduk yang berasal dari negara Brazil. Selanjutnya, teknologi ini terus berkembang yang akhirnya membuat Filipina tertarik dan mengembangkannya melalui organisasi yang dikenal dengan nama Isang Litrong Linawang.

Diberbagai negara yang berkembang, khususnya pada pemukiman yang padat dan tidak ada jarang yang memungkinkan antar rumah. Membiarkan begitu saja sinar matahari untuk masuk ke rumah dengan memanfaatkan jendela bisa dikatan menjadi hal yang sangat tidak mungkin. Padahal kita tahu bahwa sinar matahari memiliki manfaat yang sangat bagus bagi kesehatan tubuh. Bukan hanya itu, sinar matahari juga bisa dikatakan sebagai sumber penerangan pada saat itu. Walaupun dasarnya, lampu tenaga surya hanya dapat menyala pada saat matahari bersinar terang di siang ataupun saat matahari yang tidak mendung, namun pemanfaatan lampu ini memiliki banyak keunggulan.

Salah satu keunggulan yang dimaksud adalah pemiliknya tidak perlu menyiapkan tenaga tambahan untuk perawatan lampu bertenaga surya tersebut. Ataupun pemilknya juga tidak memerlukan biaya operasional untuk menyalakan lampu bertenaga surya tersebut. Dengan demikian, Anda bisa menghemat budget pengeluaran rumah tangga Anda. Lampu tenaga surya juga bermanfaat untuk menghentikan adanya polusi berlebihan pada lingkungan yang bisa menyebabkan pemanasan global. Dan yang paling utama adalah lampu ini bisa dijadikan sebagai langkah praktis untuk menghemat cadangan energi minyak yang sering dijadikan sebagai sumber energi utama diberbagai aktifitas.  

Retour à l'accueil